Merajut Doa Dalam Simpuh Dewa Air

Posted: 07/02/2008 in Jurnal

hari ulang tahun kongco  atau dewa penunggu kelenteng menjadi ritual sakral yang dipadati umat dan warga. hari ulang tahun atau she jit ini memperingati hari lahir kongco co su kong kali ini berbeda dengan tahun–tahun sebelumnya. Suasana meriah sekaligus sakral memenuhi atmosfer di kelenteng. Ritual she jit diawali dengan mengganti jubah patung dewa co su kong. Tidak seperti di kelenteng lain kongco di tanjung kait hanya terdapat satu kongco. Kongco co su kong menjadi satu-satunya dewa yang dipuja umat untuk meneruskan doa-doa mereka. Ritual mengganti jubah ini selain sebagai acara puncak ulang tahun kongco juga mengawali rangkaian kegiatan kelenteng setelah kurang lebih dua puluh tahun, tidak mengadakan kegiatan besar. Setiap tahun, acara she jit dan cioko atau sembahyang rebutan, selalu ditunggu setiap warga baik betawi maupun tionghoa untuk berbagi kegembiraan. She jit sering kali bertepatan dengan masa pascapanen padi para petani tionghoa. Kepengurusan baru dalam kelenteng tanjung kait ini direalisasikan dalam kegiatan besar lain. Setelah warga dan umat kelenteng mengapresiasi ritual she jit kelenteng kembali ramai dengan diadakannya festival barongsai. Festival barongsai ini memeriahkan ulang tahun kongco co su kong yang ke 630. Sejak tahun 1965 perayaan besar yang berhubungan dengan penanggalan china hampir tidak pernah terjadi. Apalagi dengan suguhan atraksi barongsai seperti ini. Angin perubahan terjadi pada tahun 1998 ketika ritual adat dan kebiasaan warga tionghoa di mulai kembali semarak. Festival barongsai ini menjadi salah satu usaha besar pengurus kelenteng yang baru untuk menaikkan kembali pamor kelenteng co su kong yang selama dua puluhan tahun meredup. Umat kelenteng dan warga tangerang khususnya memaknai rangakaian shejit dan festival barongsai ini dengan kegembiraan serta pengharapanan barongsai telah hidup di daratanchina abad 3 sebelum masehi. Dan selama itu pula  tarian singa ini merupakan wujud lambang kesenangan dan kebahagiaan. Pertunjukkan barongsai pun dipercaya mendatangkan rejeki pada para pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s